Apa Itu CTR dan CTOR di TikTok Shop?
Diperbarui 6 November 2026
CTR adalah persentase orang yang mengklik produk setelah melihatnya. CTOR adalah persentase orang yang memesan setelah mengklik.
Contoh hitungan
Ini angka contoh, bukan data produk nyata. Sebuah produk dilihat 1.000 orang, 50 orang mengklik, dan 5 orang memesan.
- CTR = 50 dibagi 1.000 = 5%.
- CTOR = 5 dibagi 50 = 10%.
Cara membaca CTR dan CTOR
| Kondisi | Artinya | Yang bisa dicek |
|---|---|---|
| CTR tinggi, CTOR tinggi | Produk menarik dan orang mau membeli | Layak dicek lebih dulu |
| CTR tinggi, CTOR rendah | Orang tertarik, tetapi batal membeli | Harga, ulasan, dan halaman produk |
| CTR rendah, CTOR tinggi | Sedikit yang klik, tetapi yang klik mau membeli | Cara produk ditampilkan di konten |
| CTR rendah, CTOR rendah | Minat masih lemah | Cari produk lain |
Kenapa angkanya bisa berbeda antar-laporan
Definisi CTR dan CTOR tidak selalu sama di setiap laporan. Di laporan iklan video Seller Center, TikTok menghitung CTR sebagai kunjungan halaman produk per tayangan iklan, dan CTOR sebagai pesanan per kunjungan halaman produk. Di laporan live, CTR dihitung dari klik produk per tayangan kartu produk.
Karena itu, bandingkan produk memakai sumber data yang sama. Tidak ada angka CTR atau CTOR yang berlaku untuk semua kategori.
CTR dan CTOR di DitiData
DitiData menampilkan CTR dan CTOR produk TikTok Shop bila datanya tersedia. Produk yang peringkatnya naik, CTR dan CTOR-nya bagus, kreatornya belum ramai, dan stoknya ada mendapat label Layak Dicoba. Label ini bukan jaminan laku.